Senin, 28 November 2011

Cerita Pendek: Cinta Terluka

Cinta Terluka


Oleh: Siska Kartikasari

            Sebuah rumah indah bernuansa Jawa yang di sana sini diberi ukiran Jepara terletak di kawasan elit Dago. Waktu itu hari menjelang malam. Rosa gadis berpipi merah merona, pemilik rumah itu, begitu bahagia. Orang tuanya sudah seminggu menjenguk kakaknya yang kuliah di Inggris, sekalian beerlibur. Ia mengundang teman-teman sekolahnya untuk menghabiskan malam minggu di sana. Gadis ramah yang gerakannya lincah seperti kijang ini tak henti tersenyum dan menyapa ke sana kemari. Tawanya berderai dari satu sudut ruangan ke sudut ruangan lainnya.
            Tiba-tiba matanya terarah kepada seorang gadis yang baru dilihatnya. Berbaju merah muda, berambut panjang. Ia duduk terpaku di kursinya dengan majalah di pangkuannya. Tapi, matanya yang lembut menerawang jauh ke depan. Sendiri di tengah keramaian.
“Hai, boleh kenalan nggak? Kayaknya aku baru liat kamu deh! Nama kamu siapa?” sapanya dengan manis.
“Hai, aku Ariani panggil Arin aja biar lebih akrab. Aku ke sini diajak sama Roni,” jawabnya.          
“Oh…emang kamu siapanya Roni? Pacarnya? Atau temen?” tanya Rosa.
“Aku cuma temennya kok. Aku temen sekolahnya dan kebetulan tadi ketemu di jalan, terus dia ngajak aku ke sini,” ujar Arin.
Perbincangan  mereka pun semakin akrab dan membuat suasana di ruangan itu semakin hangat. Empat jam pun berlalu dan tak terasa langit biru sudah dihiasi dengan bintang-bintang yang bertaburan. Angin malam pun semakin terasa menusuk tulang mereka.
            “Hei udah malem nih, pulang yuk! Besok kan kita harus sekolah. Lagian aku belum ngerjain PR buat besok nih. Ron, anter aku pulang yuk!” ajak Arin.
“Emang sekarang jam berapa, kok kamu udah ngajak pulang, sih?” tanya Roni.
“Udah jam setengah delapan nih, lagian pada main bilyard aja sih,” jawab Arin.
“Kirain baru setengah tujuh. Ok deh guys aku anter dulu Arin pulang ya! Eh semua, aku pergi ya tapi nanti balik lagi kok cuma mau nganter Arin pulang soalnya masih pengen ngobrol banyak sama kalian!’’ tegas Roni.
“Ya udah cepetan pergi, nanti kemaleman lagi!” ucap Doni.
“Iya-iya. Assalamualaikum,”jawabnya.
Berselimut langit penuh bintang, Roni dan Arin pun menyelusuri jalan dengan sepeda motor hitam milik Roni.

***

            Beberapa minggu kemudian, Arin dan Rosa pun bertemu kembali dan mereka terlihat lebih akrab dari sebelumnya. Mereka sering bertukar cerita satu sama lain tentang semua yang telah mereka lewati. Dari mulai keluarga, sahabat di sekolah, kecengan, pacar, guru bahkan musuh mereka sekali pun.
Sore itu Rosa dan Arin terlihat asyik bercerita. Arin menceritakan tentang Yoga, seorang pria berambut cepak yang sedang mendekatinya.
“Kapan–kapan aku kenalin kamu sama dia deh, ntar kamu kasih penilaian ya!” pinta Arin.
“Ok deh!”jawab Rosa.
            Beberapa hari kemudian Rosa pun dikenalkan dengan Yoga dan mereka saling bertukar nomor telepon. Diam-diam tanpa sepengetahuan Arin, ternyata Yoga sering kali menelepon bahkan menjemputnya di sekolah. Pernah suatu malam, Yoga mengajak Rosa makan malam dan itu pun tanpa sepengetahuan Arin. Hubungan mereka yang tanpa status pun tak terasa menginjak tiga bulan. Saat itu Arin pun merasakan kecurigaan dari sikap Yoga sejak berkenalan dengan Rosa. Yoga sering kali tidak menghubungi Arin bahkan tidak mau bertemu dengannya.
            Di tengah gemericik hujan, dengan wajah tersipu Rosa menceritakan semua perasaannya terhadap Yoga pada Arin. Arin pun terkejut, ternyata Rosa menyukai Yoga, pria yang ia sayangi selama ini. Setelah Arin tahu tentang semua perasaan Rosa pada Yoga, ia pun berpikir untuk membiarkan Rosa menjadi kekasih Yoga walaupun begitu menyayat hatinya. Ia bingung untuk memilih antara cinta dan persahabatannya. Di satu sisi, Arin begitu menyayangi Yoga, tapi di sisi lain ia tak mau kehilangan sosok sahabat seperti Rosa yang telah lama ia cari.  
            Di terik matahari sepulang berbelanja, Rosa dan Arin melihat Yoga membonceng seorang gadis berbaju hijau berambut sebahu melintas di depan mereka.
“Rin, tadi kamu liat nggak?” tanya Rosa.                                                                               
“Liat apa?” ucap Arin.
“Itu tadi Yoga. Dia ngebonceng cewek. Jangan-jangan itu pacarnya?” jelas Rosa.
“Ah nggak mungkin itu pacarnya. Setau aku dia belum punya pacar makanya aku dulu mau dia deketin. Ntar deh kita tanya sama Roni, dia kan agak deket sama Yoga,” jelas Arin.
           
***                                                                               
           
Di tengah terik mentari yang begitu menyayat kulit, Yoga terlihat oleh Cinta, gadis yang menjadi kekasih Yoga selama ini, dengan sepeda motornya membonceng Arin. Saat itu Yoga baru saja menjemput Arin dari sekolahnya. Dengan api yang membakar hati, Cinta langsung saja menegur Yoga dan meminta penjelasannya. Yoga pun sempat tersendat-sendat saat menjelaskan kejadian itu. Arin yang tak mengerti apa yang terjadi antara Yoga dan Cinta hanya duduk termangu berharap angin dapat menjawab semua pertanyaan di benaknya.
Sesaat setelah Cinta pergi, Arin dan Yoga pun melanjutkan perjalanan pulang. Saat itu pun Arin yang tak kuasa menahan rasa penasarannya, menanyakan tentang kejadian yang telah terjadi antara Yoga dengan Cinta.
“Siapa sih? Kok kayaknya marah banget kamu boncengin aku? Pacar kamu ya?” desak Arin.
“Bukan kok, dia tuh cewek yang ngebet banget sama aku,”jelasnya.
Walaupun Yoga telah memberikan penjelasan, tetap saja Arin tak percaya akan semua perkataanya karena wanita itu mirip dengan wanita yang pernah ia lihat dulu saat bersama Rosa sepulang berbelanja.
            Siang sepulang sekolah, terlihat seorang gadis berbaju kuning, Cinta, berdiri di balik jeruji pagar sekolah. Saat itu tanpa sengaja Arin dan Rosa melintas di hadapannya. Dengan hati penuh api cemburu, ia langsung saja melabrak mereka.
“Heh, jangan suka rebut cowok orang deh! Emangnya di dunia ini nggak ada cowok lagi yang mau sama kalian apa?” tegas Cinta.
“Eh, jangan sembarangan ngomong deh! Emangnya cowok situ siapa? Lagian kita juga nggak tau yang mana cowok situ, terus emang kamu siapa sih kenal aja nggak udah main marah-marah gitu aja!” timbal Arin.
“Emang kalian nggak tau apa? Aku tuh ceweknya Yoga, cowok yang suka kalian godain itu!” jelas Cinta.
“Oh, si Yoga brengsek itu? Bukannya dia belum punya cewek? Lagian selama dia kenal sama aku, dia nggak bilang tuh kalo udah punya cewek!” balas Arin.
“Mana mungkin lah cowok mau ngaku punya cewek kalo ada yang ngedeketin dia terus!” tegasnya.
“Hm, berarti cowok kamu tuh yang kegatelan, baru dideketin gitu aja udah kerayu, lagian siapa juga yang mau sama cowok kayak dia?” jelas Rosa.
Perdebatan antara ketiga gadis itu pun semakin memanas dan membuat udara di sekitarnya semakin gerah. Semua orang di sekitar mereka tampak terkagum-kagum melihat perdebatan itu. Sesaat kemudian, nampak Roni berjalan mendekati mereka dan dapat melerai perselisihan itu.
            Beberapa hari setelah peristiwa itu, langkah Yoga pun mulai dibatasi oleh Cinta. Semua kegiatan Yoga selalu terkoreksi olehnya dari mulai kegiatannya di sekolah sampai kegiatannya di luar sekolah bahkan waktu main bersama teman-temannya selalu dibatasi. Karena sikapnya yang terlalu mengekang, akhirnya dengan sendirinya Yoga pun mulai menjauhi Cinta dan membatasi frekuensinya untuk bertemu.


***

Seminggu setelah kejadian yang dialami Yoga dan Cinta, tanpa di sengaja Yoga bertemu dengannya di sebuah swalayan tempat biasa dia berbelanja. Dengan wajah tenang tanpa merasa bersalah sedikit pun, Yoga berjalan dihadapan Cinta tanpa melontarkan sepatah kata pun sebagai sapaan. Dengan hati dan wajah tercengang Cinta menatap langkah kaki Yoga menjauhinya.
Tak lama sejak peristiwa itu, mereka pun bertemu kembali di sebuah taman di sekitar komplek tempat tinggal Cinta dan seperti biasa Cinta menyapa dengan sapaan manisnya.
“Hai, gimana kabarnya? Sombongnya tadi ketemu nggak nyapa,”ujarnya.
“Hm, sorry tadi aku nggak liat kamu, emangnya tadi kamu ada di mana?” jawabnya.
“Tadi aku kan ada di deket kasir. Kamu tadi ke Hero kan ?” ujar Cinta.
“Iya tapi aku kan nggak liat kamu,”jelasnya.
“Yud, kenapa sih sekarang-sekarang ini kamu mulai ngejauh dari aku ?” tanya Cinta.
“Nggak apa–apa kok, sekarang ini aku mulai sibuk di sekolah. Lagian apa peduli kamu? Aku udah muak sama omongan dan sikap-sikap kamu yang terlalu mengekang aku, lagian sekarang aku lagi banyak urusan nih, lain kali aja ya kita sambung lagi obrolannya,” jelas Yoga.
            Setelah semua keinginannya untuk menjauhi Cinta berjalan lancar, Yoga pun mulai mendekati lagi Rosa dan Arin. Namun semua sikap perhatiannya pada mereka hanya sia-sia belaka. Mereka acuh tak acuh saja menghadapi sikapnya yang mulai mendekati dan mulai mencoba menarik perhatian kedua gadis itu.
            Berulang kali Yoga mencoba mendekati mereka namun tetap saja semua pengorbanannya itu sia–sia belaka karena mereka tetap saja acuh tak acuh menghadapi sikap lelaki tengil itu.

***

            Matahari menyinari seluruh sudut kota Bandung dengan teriknya. Tak lepas pula dari sinarannya itu sebuah ruang kecil di samping sebuah pohon rambutan yang dipenuhi gerombolan remaja yang asyik berbagi cerita satu sama lain. Suasana saat itu begitu ramai. Di satu sudut tiga orang gadis dengan asyiknya bercerita dipenuhi canda tawa manis, di sudut lain seorang pria asyik menanggapi cerita temannya melalui handphone.
Cinta: “Hai Ron, lagi apa nih? Aku ganggu kamu ya?”
Roni: “Hai juga Ta, nggak kok nggak ganggu. Aku lagi ngumpul sama temen-temenku, biasa lagi ngobrol-ngobrol.”
Cinta: “Kamu lagi dimana memangnya kok rame banget?”
Roni: “Di kost-an Adit”
Cinta: “Hmm sorry, aku lagi pengen curhat nih, kamu mau dengerin curhatan aku kan?
Roni: “ Oooh. Oke. curhat tentang apa?”
Cinta: “Eh, kita bisa ketemuan nggak? Kayaknya kalau curhat pake HP nggak asyik deh, aku pengen cerita langsung sama kamu”
Roni: “Oh ya udah, mau ketemuan di mana?”
Cinta: “Nggak apa nih? Kalau ketemuan di tempat biasa aja gimana?”
Roni: “Ya, boleh deh.”
Cinta: “Sampai ketemu disana ya Ron”
Roni: “Oke. Sip”

Dan tak lama kemudian, Roni pun pergi menemui Cinta di sebuah café. Dengan kaos biru bercelana jeans dan sepeda motornya.
            Sepuluh menit sudah Cinta duduk ditemani segelas jus jeruk ia menunggu Roni. Terlihat dari arah pintu masuk, seorang pria bertopi hitam berjalan menghampirinya.
“Hai, udah nunggu lama ya? Sorry tadi di jalan macet,” sapa Roni.
“Nggak kok, aku juga baru dateng, eh kamu mau pesen apa?” tanya Cinta.
“Hm, aku pesen Cappucino aja deh!”jawabnya.
Setelah secangkir Cappucino pesanan Roni datang, perbincangan antara mereka pun terjadi.
            “Ada apa sih Ta, kok kayaknya kamu punya masalah yang rada serius gitu sih?” tanya Roni.
“Tentang Yoga, Ron,” jawabnya.
“Memangnya Yoga kenapa?” tanya Roni.
“Kemarin ini aku liat dia jalan sama cewek. Aku nggak kenal sama cewek itu, kayaknya mereka punya hubungan lebih deh,” jelasnya.
“Kamu udah minta penjelasan sama dia ?” tanya Roni.
“Udah sih, tapi dia ngejelasinnya gugup gitu, kayaknya kecurigaan aku memang bener. Belakangan ini, dia juga jarang banget ketemu sama aku, kalo aku sms atau telepon nggak pernah dia gubris!” jelasnya.
“Masak sih dia kayak gitu? Ntar deh aku bantu cari tau tentang dia sama cewek itu,” jelas Roni.
“Makasih ya Ron, kamu emang temenku yang paling baik,”ucap Cinta.
“Hm, mulai deh rayuan mautnya. Biasa aja lagi, masak temen susah nggak dibantu sih?” jelasnya.
Setelah perbincangan mereka selesai, mereka pun pergi meninggalkan café  itu.
            Bola dunia tak hentinya berputar. Hari–hari pun terus berganti, namun Yoga tak kunjung menemui Cinta apalagi meminta maaf padanya. Sepertinya hatinya telah membeku tanpa menghiraukan perasaan orang-orang terdekatnya. Ia tak memikirkan perasaan wanita yang begitu mencintainya. Yoga membiarkan Cinta melewati hari-harinya penuh dengan kesedihan. Tak pernah terpancar sinar kebahagiaan dari wajah Cinta sejak peristiwa itu. Tubuhnya yang kurus semakin terkikis karena perasaan bathin yang terus ia rasakan. Tawa yang selalu bersarang di wajah manisnya kini tak lagi ada. Hanya kesendirian dan wajah masam yang mengisi hari-harinya apalagi ditambah kepergian ayahnya karena kecelakaan pesawat saat perjalanan menuju New York untuk bekerja. Kini hari-harinya hanya terisi dengan tetesan air mata yang semakin lama mulai mengering.
            Tetesan hujan yang membasahi wajahnya sepulang sekolah menemaninya menyusuri jalan menuju rumah. Tanpa disangka, saat itu ia bertemu Rosa dan Arin yang kebetulan sama–sama hendak pulang. Dengan hati yang tulus ia mendekati mereka.
“Hai, baru pulang ya?” sapanya.
“Hm..iya!” jawab Arin dengan penuh rasa terkejut.
“Aku boleh pulang bareng sama kalian nggak?” tanyanya.
“Boleh aja kok. Tapi…,” ucap Arin.
“Tapi apa? Aku boleh pulang bareng kan? Oh ya, aku mau minta maaf atas sikap aku selama ini sama kalian. Aku nyesel banget berbuat kayak gitu sama kalian. Aku tau ini salah Yoga, dia aja yang kegatelan, aku udah illfeel sama dia kok. Aku nggak mau deket lagi sama dia,” potong Cinta.
“Oh..,” jawab mereka berdua.
“Kalian mau maafin aku kan?” tanyanya.
“Iya, kami maafin kamu kok, iya ‘kan Rosa?”jelas Arin.
“Iya kami maafin kamu. Eh kalo gitu gimana kalo kita kerjain dia aja?” tanya Rosa.
“Kerjain gimana maksud kamu?”ucap Arin.
“Ya kerjain aja, pokoknya buat dia kapok biar nggak mainin cewek-cewek lain lagi,” jelasnya.
“Hm..bagus juga ide kamu. Kapan kita mau mulai ngerjainnya?” tanya Cinta.
“Hm..kita pikirin dulu aja, nanti kalau udah ada jalan keluarnya baru kita bergerak,” jelasnya.
Karena asyiknya berbincang, tanpa terasa mereka pun berada di depan rumah Cinta. Cinta pun segera membuka pintu gerbang rumahnya dan melangkahkan kakinya ke dalam.
            Setelah beberapa lama berjalan menjauhi rumah Cinta, mereka pun tiba di depan rumah Rosa dan mereka berdua pun masuk menuju pintu rumah bernuansa Jawa itu. Dengan tubuh yang basah kuyup dan menggigil, mereka segera menuju sebuah meja bercorak bunga-bunga meraih secangkir teh hangat. Setelah seteguk air teh itu menghangatkan tubuh, mereka bergegas menuju kamar berwarna merah muda yang dipenuhi boneka-boneka manis.
***

Yoga semakin hari semakin mencoba mendekati Rosa dan Arin namun tetap saja mereka berdua tak kunjung berubah. Mereka tetap acuh tak acuh terhadap semua sikap manis Yoga. Semua pengorbanannya untuk mendapatkan hati salah satu di antara mereka begitu sia-sia. Ia tak mendapatkan apa-apa dari semua yang telah ia lakukan selama ini. Hati mereka sudah tertutup rapat-rapat untuknya.
Minggu yang cerah adalah saksi atas pembalasan dari perilaku Yoga terhadap Rosa, Arin dan Cinta. Siang itu langit tampak begitu cerah dan tersenyum manis. Rosa, Arin, dan Cinta sengaja membuat janji dengan Yoga. Mereka membuat janji di tempat yang sama di sebuah taman bunga dengan alasan memberi jawaban tentang pernyataan hati Yoga terhadap mereka bertiga. Di tengah keramaian, mereka mempermalukan Yoga. Mereka menghampiri Yoga secara bersamaan sambil melemparinya dengan tomat dan berteriak: ”Dasar cowok brengsek, cowok buaya. Kamu pikir diantara kita bakalan ada yang mau nerima kamu jadi pacar kita apa? Jangan GR dulu deh jadi orang! Sok kecakepan lagi!”
Dengan muka semerah tomat–tomat yang dilemparkan kepadanya, ia meninggalkan tempat itu sambil menggerutu. Pakaiannya yang penuh biji tomat itu membuatnya setampan pangeran Charles sehingga semua mata tertuju padanya.
            Beberapa hari dari peristiwa itu, ia bertemu dengan teman-temannya. Semua teman-temannya begitu menjauhi dirinya. Mereka kesal karena perbuatannya yang begitu tega menyakiti hati para wanita-wanita yang sebenarnya amat mencintainya. Ia begitu menghianati Cinta yang sudah beberapa tahun menjalin hubungan dengannya dan melewati suka duka bersama.



Kamis, 14 Oktober 2010

Teori Segitiga Cinta


Dari sedemikan banyaknya teori tentang cinta, aku tertarik pada salah satu teori cinta yg dibuat oleh Robert Sternberg yang dikenal dengan nama Triangular of Love.
Om Sternbert, yg berprofesi sebagai seorang psikolog ini, berpendapat bahwa cinta itu bisa disusun dari salah satu atau gabungan dari 3 komponen berikut ini:
  1. Intimacy
  2. Passion
  3. Commitment
 
Berdasarkan satu atau kombinasi dari komponen-komponen tersebut, cinta kemudian bisa dibagi-bagi lagi menjadi seperti yg tampak pada gambar di samping ini sehinga terbentuklah beberapa tipe cinta seperti berikut:
  1. Liking/Friendship
  2. Infatuated Love
  3. Empty Love
  4. Romantic Love
  5. Companionate Love
  6. Fatuous Love
  7. Consummate Love
Liking/Friendship, adalah salah satu jenis cinta yg sering disebut ABG dengan sebutan “seperti adik/kakak” . Cinta tipe ini biasa dikenal juga sebagai rasa sayang yg dimiliki oleh dua orang sahabat

Infatuated Love, dikenal juga dengan nama cinta monyet. Seorang yg mengalami cinta jenis ini akan merasa makan tak enak tidur tak nyenyak padahal dia mungkin baru saja mengenal sang pujaan hati yang si pelaku sendiri bahkan seringkali tidak tahu mengapa dia bisa begitu.

Emptly Love, adalah tipe cinta yg banyak dimiliki oleh pasangan-pasangan jaman jebot dulu, yg mana banyak orang yg menikah tanpa ada intimacy dan passion. Mereka hanya menikah karena sudah seharusnya menikah dan dijodohkan. Walaupun tak ada intimacy dan passion, namun pasangan-pasangan jebot itu ternyata mampu bertahan puluhan tahun (bahkan sampai masing2 meninggal) karena mereka memiliki commitment.

Romantic Love, memiliki 2 komponen yaitu intimacy dan passion. Pasangan dengan tipe cinta ini sudah selangkah lebih maju daripada cinta monyet. Mereka tak hanya punya passion yg membuat makan tak enak tidur tak nyenyak. Mereka juga sudah bisa saling mengerti satu sama lain, bagai dua sahabat namun sudah dilengkapi dengan passion. Yg belum dimiliki oleh pasangan dengan cinta tipe ini adalah commitment sehingga mereka belum berani terikat satu sama lain. Jika yg dinilai adalah komitmen jangka panjang, maka pasangan-pasangan yg sudah pacaran bertahun-tahun namun belum juga berani menikah adalah pasangan-pasangan yg memiliki cinta dengan tipe ini. Tentu saja ada berbagai alasan yg bisa mereka kemukakan seperti misalnya ingin sekolah dulu, ingin berkarir dulu dan lain-lainnya. Namun sebetulnya bisa dilihat bahwa yg belum dimiliki adalah commitment, yaitu kesediaan untuk benar-benar terikat satu dengan yg lain.

Compationate Love, adalah salah satu jenis cinta juga yang bisa membawa sepasang manusia untuk memutuskan menikah. Pasangan ini, baik dua-duanya atau salah satunya, tak mengalami makan tak enak dan tidur tak nyenyak. Dia merasa hubungan hanya seperti dua orang sahabat atau kakak-adik saja. Namun sedikit melangka lebih jauh, mereka berani memutuskan untuk menikah dan hidup bersama. Cinta jenis ini sering juga dimiliki oleh dua orang sahabat yg kemudian meng-upgrade cinta-nya dari tipe friendship menjadi compationate love.

Fatuous love, adalah jenis cinta yg merupakan gabungan dari passion dan commitment. Aku dulu sering heran mengapa dua sejoli yg selalu tidak cocok, berkelahi dan cek-cok setiap hari namun tetap mempertahankan hubungannya. Hal ini mungkin disebabkan karena mereka mempunyai cinta jenis ini.

Consummate Love, adalah cinta yg paling lengkap yg memiliki semua komponen-komponen cinta di atas. Pasangan ini adalah pasangan yg tetap mesra dan tetap merasakan nikmatnya bercinta walaupun setelah menikah bertahun-tahu. Mereka tetap merasakan bahwa tidak ada lagi orang yg bisa membuatnya bahagia kecuali pasangannya. Cinta ini dalah tipe cinta yg ideal menurut Sternberg namun juga butuh usaha untuk menjaganya. Sebagian pasangan mengalami kelunturan pada komponen passion sehingga cinta mereka berubah dari consummate love menjadi compationate love.
Demikianlah kiranya teori segitiga cinta menurut Om Sternberg yg semoga bisa menjelaskan cinta jenis apa yg kita miliki pada pasangan kita masing-masing. Nah, bagaimana dengan anda? Cinta jenis apa yg anda miliki sekarang?

Jumat, 08 Oktober 2010

Ternyata Warna Pakaian yang Kita Pakai Memiliki Arti Tersendiri

Warna pakaian yang kamu pilih ternyata menyampaikan pesan pada orang di sekeliling. Pesan itu bisa berarti menyejukkan, menggoda, gembira, atau menakutkan. Beberapa contoh psikologi warna dalam kehidupan sehari-hari misalnya, petugas keamanan yang memakai warna biru tua menyampaikan pesan berwibawa dan berkuasa, juru rawat yang memakai seragam warna hijau pupus menyiratkan kesan tenang dan damai.
Leatrice Eisman, seorang konsultan warna dan penulis buku More Alive With Color, memberi arti dari warna-warna favorit kamu.



Biru
Arti:
kesetiaan, ketenangan, sensitif dan bisa diandalkan.
“Biru memiliki arti stabil karena itu adalah warna langit,” kata Eisman. Meski langit kelabu dan akan hujan, kita tahu di atas awan-awan itu warna langit tetaplah biru.
Kapan dipakai: Biru tua lebih cocok untuk acara formal atau seragam, sementara biru muda untuk yang sifatnya non formal. “Untuk memberi kesan humor dan kreatifitas, cobalah campuran warna biru dan ungu,” kata Eisman.

Keabu-abuan
Arti:
Serius, bisa diandalkan dan stabil
Warna abu-abu adalah warna alam. Di luar sana warna abu-abu merupakan warna yang permanen, misalnya batu atau karang.
Kapan dipakai: “Abu-abu adalah warna yang kuat dan praktikal,” kata Eisman. Saat wawancara kerja, pilih busana warna ini untuk menunjukkan bahwa kamu orang yang bertanggung jawab. Tapi bila warna ini dipakai dari atas hingga ke bawah kamu akan dianggap orang yang membosankan. Beri sentuhan warna lain, misalnya atasan bercorak, sepatu cantik, atau anting-anting yang manis.

Merah muda
Arti:
Cinta, kasih sayang, kelembutan, feminin
Warna yang disukai banyak wanita ini menyiratkan sesuatu yang lembut dan menenangkan, tapi kurang bersemangat dan membuat energi melemah.
Kapan dipakai: Bila ingin memberi kesan lebih sensual, jangan gunakan warna ini, kata Eisman. Warna pink yang lembut cocok untuk acara kencan yang romantis, bukan menggairahkan.

Merah
Arti:
Kuat, berani, percaya diri, gairah
Merah adalah warna yang punya banyak arti, mulai dari cinta yang menggairahkan hingga kekerasan perang. Warna ini tak cuma memengaruhi psikologi tapi juga fisik. Penelitian menunjukkan menatap warna merah bisa meningkatkan detak jantung dan membuat kita bernapas lebih cepat.
Kapan dipakai: Ini adalah warna yang dinamis dan dramatis. Bila dipakai dalam dunia profesional memiliki kesan yang sangat kuat. Tapi jangan gunakan baju merah saat wawancara kerja. “Warna ini bisa menimbulkan konflik saat negosiasi,” kata Eisman. Kenakan warna merah hanya sebagai aksen, misalnya kamisol merah yang dipadankan dengan blazer abu-abu.

Kuning
Arti:
Muda, gembira, imajinasi
Warna kuning akan meningkatkan konsentrasi, itu sebabnya warna ini dipakai untuk kertas legal atau post it. Kuning juga merupakan warna persahabatan. Jadi kamu sudah bisa menebak jika si dia memberi mawar kuning saat Valentine.
Kapan dipakai: Banyak orang yang kurang pede memakai warna ini karena takut terlihat mencolok. Padahal warna kuning hadir dalam berbagai variasi, mulai dari pastel hingga kuning cerah. Bila kamu tidak nyaman dengan busana warna ini, padankan dengan sesuatu yang kamu sukai, misalnya tas bunga-bunga warna kuning.

Hitam
Arti:
Elegan, kuat, sophisticated
Hitam punya reputasi buruk. Warna ini dipakai oleh para penjahat di komik atau film. Hitam juga melambangkan duka dan murung. Tapi, hitam juga punya sisi lain, misalnya saja untuk menyatakan sesuatu yang abadi, klasik, dan secara universal dianggap sebagai warna yang melangsingkan.
Kapan dipakai: Khawatir kamu akan memakai gaun dengan warna sama dalam pesta? Tambahkan sedikit keceriaan, misalnya gunakan perona mata cerah, kalung bebatuan, cat kuku warna merah, atau stiletto warna silver. Warna hitam mudah dipadukan dengan aksesori jenis apa pun.

Hijau
Arti:
Kesejukan, keberuntungan, dan kesehatan.
Hijau melambangkan alam, kehidupan, dan simbol fertilitas. Para pengantin di abad 15 menggunakan gaun pengantin berwarna hijau.
Kapan dipakai: Warna hijau cocok dipakai untuk sore hari. Sedangkan hijau pastel cocok untuk siang hari.

Minggu, 26 September 2010

Tujuh Keajaiban Menangis


Siapa bilang menangis tak ada gunanya? Kelamaan menangis memang bisa bikin mata merah dan bengkak. Tapi jangan salah, menangis dan mengeluarkan air mata ternyata bisa jadi obat ajaib yang berguna bagi kesehatan tubuh dan pikiran. Apa saja?

Dikutip dari Beliefnet, ini dia 7 keajaiban yang bisa Anda dapatkan setelah menangis dan berair mata.

1. Membantu penglihatan
Air mata ternyata membantu penglihatan seseorang, jadi bukan hanya mata itu sendiri. Cairan yang keluar dari mata dapat mencegah dehidrasi pada membran mata yang bisa membuat penglihatan menjadi kabur.

2. Membunuh bakteri
Tak perlu obat tetes mata, cukup air mata yang berfungsi sebagai antibakteri alami. Di dalam air mata terkandung cairan yang disebut dengan lisozom yang dapat membunuh sekitar 90-95 persen bakteri-bakteri yang tertinggal dari keyboard komputer, pegangan tangga, bersin dan tempat-tempat yang mengandung bakteri, hanya dalam 5 menit.

3. Meningkatkan mood
Seseorang yang menangis bisa menurunkan level depresi karena dengan menangis, mood seseorang akan terangkat kembali. Air mata yang dihasilkan dari tipe menangis karena emosi mengandung 24 persen protein albumin yang berguna dalam meregulasi sistem metabolisme tubuh dibanding air mata yang dihasilkan dari iritasi mata.

4. Mengeluarkan racun
Seorang ahli biokimia, William Frey telah melakukan beberapa studi tentang air mata dan menemukan bahwa air mata yang keluar dari hasil menangis karena emosional ternyata mengandung racun.
Tapi jangan salah, keluarnya air mata yang beracun itu menandakan bahwa ia membawa racun dari dalam tubuh dan mengeluarkannya lewat mata.

5. Mengurangi stres
Bagaimana menangis bisa mengurangi stres? Air mata ternyata juga mengeluarkan hormon stres yang terdapat dalam tubuh yaitu endorphin leucine-enkaphalin dan prolactin.
Selain menurunkan level stres, air mata juga membantu melawan penyakit-penyakit yang disebabkan oleh stres seperti tekanan darah tinggi.

6. Membangun komunitas
Selain baik untuk kesehatan fisik, menangis juga bisa membantu seseorang membangun sebuah komunitas. Biasanya seseorang menangis setelah menceritakan masalahnya di depan teman-temannya atau seseorang yang bisa memberikan dukungan, dan hal ini bisa meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan juga bersosialisasi.

7. Melegakan perasaan
Semua orang rasanya merasa demikian. Meskipun Anda didera berbagai macam masalah dan cobaan, namun setelah menangis biasanya akan muncul perasaan lega.
Setelah menangis, sistem limbik, otak dan jantung akan menjadi lancar, dan hal itu membuat seseorang merasa lebih baik dan lega. Keluarkanlah masalah di pikiranmu lewat menangis, jangan dipendam karena Anda bisa menangis meledak-ledak.
Jadi, tidak apa-apa kalau Anda menangis sesekali.
*MENANGISLAH UNTUK TERSENYUM*

Rabu, 08 September 2010

Ramadhan

Hm.. Ramadhan .!!

Banyak hikmah yang bisa kita petik di bulan suci dan mulia ini, yang semuanya mengarah pada peningkatan
makna kehidupan, peningkatan nilai diri, maqam spiritual, dan pembeningan jiwa dan nurani.
Menunaikan kewajiban berpuasa untuk mencapai ridha Allah adalah suatu bukti keimanan yang kuat, kesucian jiwa, keikhlashan hati, dan rasa takut kepada Allah. Puasa adalah suatu bentuk penyembahan khusus antara hamba dan Allah sebagai Tuhannya, karena hanya Allah yang mengetahui 'azam/niat seseorang, keikhlashan, kemurnian dan perhatiannya atas amalan yang halal dan yang haram, termasuk ketika seseorang menunaikan kewajiban ini. Tak seorangpun mengetahui apakah seseorang berpuasa untuk memberi kesan kepada orang-orang sekitarnya ataukah untuk maksud lain di luar tujuan suci yang utama. Orang yang berpuasa diberi imbalan sebagai amalan sesuai dengan apa yang ada dalam pandangan Allah.



Apa yang harus diperbanyak ketika sedang puasa Ramadhan?
1. Menjaga shalat lima waktu di awal waktu, dilaksankan di masjid dengan berjamaah, kecuali bagi yang wanita, maka diutamakan shalat fardhu di rumah.
2. Mengisi waktu luang dengan memperbanyak amal shaleh.
3. Menjaga shalat malam untuk tidak terlewat, bisa dengan cara munfarid di rumah masing-masing atau dengan berjamaah di masjid.
4. Meningkatkan pedalaman terhadap Al-Quran, mulai dari meningkatkan kuantitas membacanya membacanya, belajar terjemahnya, menghafal surat atau ayat-ayat pilihan, dan belajar tafsirnya.
5. Memperbanyak menghadiri majelis ilmu.
6. Memperbanyak bersedekah dan memberi jasa.
7. Memperbanyak amalan sunah.

Apa yang harus dihindari ketika puasa ramadhan?
1. Hindari mengumbar hawa nafsu, baik melalui mata, telinga, hati, atau anggota tubuh yang lain.
2. Hindari bergaul dengan lawan jenis yang bukan muhrimnya, karena hal itu haram dan akan menghapuskan amalan puasa.
3. Hindari banyak bicara, kecuali untuk berkat yang benar, tidak berdusta, tidak ghibah, dan untuk berdakwah. Diam itu emas. Bicara benar atau diam.
4. Hindari banyak menonton TV, karena kebanyakan program TV tidak memberi manfaat kepada rohani, selain membangkitkan hawa nafsu.
5. Hindari bergaul dengan orang-orang tercela, terutama yang tidak berpuasa.
6. Jangan sekali-kali meninggalkan puasa tanpa alasan yang dibenarkan agama.
7. Hindari membuang-buang waktu untuk hal-hal yang sia-sia apalagi membawa dosa.

Nah.. sekarang pertanyaannya, sudahkah kita melakukannya?
(tanyalah dirimu sendiri)

Dan kini Ramadhan sudah tinggal menghitung hari, Idul fitri sudah di depan mata. Sudah tiba saatnya kita berpisah dengan bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini. Buka lembaran baru nan fitri. Bersihkan hati, tenangkan jiwa, luruskan niat, bulatkan tekad, dan jadilah insan mulia dengan segala kebaikan-Nya.
Minal aidzin wal faidzin....